Kamis, 20 Januari 2011

GAYUS TUJUH TAHUN... (?)


Setelah menjalani masa persidangan yang cukup melelahkan, Gayus, mantan pegawai pajak resmi dipidana selama 7 tahun dengan tuduhan terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan merugikan negara. Putusan yang ditetapkan oleh PN Jaksel ini jauh lebih ringan dari tuntutan JPU.
Bila disandingkan dengan format yang sama dengan perjalanan hukuman bagi Tommy Suharto, besar kemungkinan Gayus akan bebas dalam waktu setahun dua tahun ke depan. Hal ini dimungkinkan dengan 'kebesaran hati' pejabat yang berwenang di bidang hukum. Tentu hal ini bagi terpidana merupakan hal yang melegakan.
Sebaiknya yg mesti dikejar adalah pihak mana yg mendapatkan keuntungan dari perkara Gayus ini? Pihak mana yg merasa aman apabila kasus ini cepat diselesaikan? Pihak mana yg terlibat zero sum game?Ayo mari...

Kamis, 02 Desember 2010

KEHILANGAN...

Kehilangan yang berharga
Kehilangan yang berarti
Kehilangan yang bernilai

Kehilangan untuk bebas
Kehilangan untuk sadar
Kehilangan untuk mulia

KEHILANGAN YA TETAP KEHILANGAN
APAPUN 'EXCUSE'-NYA

Senin, 08 November 2010

WEDHUS GEMBEL MERAPI

Korban sudah terbilang ratusan jiwa akibat terjangan wedhus gembel merapi. Tidak ada yang dapat memastikan kapan terjangan itu berhenti. Asap yang membumbung dan lahar dingin yg memenuhi kali2 di sekitar merapi bukan tanda yg bagus untuk mengakhiri aktivitas gunung di tengah pulau Jawa ini.
Kurangnya koordinasi memaksa pimpinan tertinggi negara ini untuk turun langsung menangani bencana lokal (belum disebut bencana nasional-red). Perintah secara langsung otomatis langsung dilaksanakan dengan 'baik' oleh bawahannya.
Bagaimana bencana lokal lain yang sedang terjadi juga seperti Wasior dan Mentawai yang memakan jumlah korban jiwa jauh lebih besar? Apa kriteria yg diambil pemerintah dalam menentukan bahwa merapi lebih penting daripada mentawai? Sama juga dengan pemikiran, kenapa gubernur lebih memilih keluar negeri dibanding bersama2 rakyat merasakan penderitaan...

Jumat, 22 Oktober 2010

OLLA nangis, SBY nangis...

Menurut wiki, menangis biasanya merujuk pada tindakan mengeluarkan air mata sebagai respon terhadap suasana emosi pada manusia.Menurut sebuah kajian, lelaki menangis sekali dan wanita menangis sekurang-kurangnya lima kali per bulan.
Dalam keterbatasan pandangan penulis menangkap ada persamaan antara tangisan Olla Ramlan dan SBY, dimana mereka kedua terbenam oleh perasaan mereka sendiri. Olla terbenam oleh perasaan bersalah atas keluarganya, sementara SBY atas bangsanya.
Olla menangis sekeras-kekerasnya mungkin hanya mempengaruhi perasaan keluarga besar atas penyesalannya. Tapi kalau SBY nangis sekeras-kerasnya bisa dibayangkan apa,siapa,berapa banyak yang akan berguncang.
Kalo masyarakat bisa bicara jujur mereka pasti bilang "Bapak nangis air mata, rakyat sudah nangis darah"...

Selasa, 28 September 2010

ada hubungannya???

kasus gayus, kasus yusril, kapolri pensiun, jaksa agung'ilegal' , panglima TNI baru, ketua KPK,

kasus 'teroris jadi perampok', Polsek Hamparan Perak diserang

kasus jl. RE Martadinata ambles, Gunung Sinabung,

kasus HKBP Ciketing, cuaca ekstrem, film guy

penting ya ?!

Sabtu, 11 September 2010


hari nan fitri penuh rasa bahagia
hari nan fitri penuh sukacita
hari nan fitri ada rasa yang hilang
hari nan fitri ada merasa terbuang
hari nan fitri hari pertama syawal
hari nan fitri kembali ke awal



*rikyaryadi-pic/kaskus.us

Rabu, 11 Agustus 2010

MARHABAN YA RAMADHAN...

Segelas air putih dan sebutir buah kurma berjaga.
Sekejap rasa dan bahagia menebar di seluruh raga.

Selamat datang bulan penuh rahmat ALLAH. Bulan yang mengandung berjuta-juta makna dalam diri umat muslim se dunia. Tidak ada yang rela bulan ini cepat berlalu. Semua berlomba-lomba berbuat banyak kebajikan. Mereka yakin pahala akan dilipatkan beratus-ratus kali besarnya.
Semoga semua usaha yang telah kita jalankan mampu mendapatkan berkah yang setimpal dari Nya. Semoga juga kita tidak terlena sehingga kita tidak sempat memperhatikan orang di sekeliling yang membutuhkan. SEMOGA

"Hanya orang yang takut kalah yang menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan." (Khofifah)

Kamis, 22 Juli 2010

GRATIS (bukan) UNTUK TEWAS

Seperti bunyi rentetan petasan yang silih berganti terdengar di telinga kita, begitulah kiranya pemberitaan tentang meledaknya tabung gas program gratis pemerintah yang terjadi berulang-ulang. Hampir seluruh wikayah Indonesia mengalami kejadian yang sudah memakan korban jiwa itu. Pemerintah c.q pertamina sepertinya sibuk terus mencari celah pembelaan diri daripada membuka diri untuk minta maaf kepada masyarakat.
Program gratis gas 3 kg dari awalnya memang banyak dikhawatirkan akan berjalan tidak mulus. Sosialisasi teknis yang sangat minim merupakan salah satu masalah yang paling menonjol. Merubah kebiasaan yang sudah dijalankan masyarakat berpuluh-puluh tahun jelas tidak akan bisa dengan waktu yang cepat. Metode 'trial and error' seperti dijalankan sekarang ini jelas melecehkan rakyat, yang dinilai seperti kelinci percobaan.
Di lihat dari sisi manapun pertamina harus bertanggung jawab atas peristiwa meledaknya tabung gas 3 kg ini. Rekanan yang wanprestasi sebaiknya diusir untuk diganti dengan perusahaan yang menjunjung tinggi harga diri bangsa. Perusahaan yang berniat menggeser Petronas untuk menjadi world class company kok kagak bisa ngurus tabung...

Senin, 05 Juli 2010

RCTI datar banget...

Piala Dunia 2010 sudah melewati setengah perjalanan. Banyak peserta sudah pulang lebih awal karena gagal melaju ke babak selanjutnya. Tinggal menunggu beberapa hari menuju puncak.
Ditengah perhelatan akbar 4 tahunan, kita mendengar samar2 saudara2 kita di luar daerah yang kesulitan menikmati tayangan bergengsi ini.
RCTI sebagai 2010 WC Broadcasting TV jelas memiliki tanggung jawab moral untuk menyelami perasaan pemirsa yg mengalami masalah ini, yang notabene konsumen mereka. Bisa aja efek balik negatif akan menghadang RCTI selepas event ini, yang menurut hitung2an 'intangible' bisa aja akan merugi.
Bukan bermaksud untuk untuk mendramatisir tetapi jelas kita merasa berpesta ria di atas penderitaan saudara kita sendiri. Harus dicari jalan keluar yang tidak membebani konsumen/masyarakat yang sudah payah dalam hal ekonomi.
RCTI akan seperti dewa penyelamat di tengah2 masyarakat yang haus hiburan apabila bersikap arif terhadap permasalahan ini. Bravo RCTI

note
(http://budies.wordpress.com/2010/06/07/2010-fifa-world-cup-broadcasting-tv/)

Rabu, 09 Juni 2010

Ariel Peterporn...

Akhirnya sejenak kita menarik nafas lega setelah sekian lama tidak bisa beranjak dari 'politik' Century. Icon berita yang mampu menggusur adalah Ariel 'sang Playboy'. Mampu bertahan di posisi teratas dengan kata kunci "Ariel Peterporn" selama beberapa jam di sebuah situs jejaring sosial merupakan prestasi luar biasa.
Publik benar-benar digiring oleh media untuk menjauhi substansi masalah yang ada. Distribusi malah dijadikan 'kambing hitam', dimana hal tersebut jelas hanya imitasi dari semuanya. Belakangan hal ini didukung oleh pihak penegak hukum, dimana mereka ingin mengetahui pola penyebaran yang ada.
Kasus ini jelas merupakan bukti nyata bahwa etika masyarakat kita telah bergeser menjauhi bandul etika sosial yang selama ini dipegang erat para pendahulu kita. Pemerintah yang tegas sangat dibutuhkan dalam kondisi rentan seperti sekarang ini.